DASAR JARINGAN KOMPUTER




  1. SISTEM KOMPUNIKASI
Sistem komunikasi membutuhkan medium sebagai pembawa sinyal (carrier), system transmisi sinyal bias berupa kabel, GEM (RF), dan cahaya. Untuk dapat menyampaikan data, system komunikasi juga membutuhkan aturan (rule/protocol). System komunikasi sendiri adalah sebuah system kompleks uang di bangun dari medium transmisi, carrier, dan protocol.
Protocol komunikasi (communication protocol) adalah satu set aturan yang dibuat untuk mengontrol pertukaran data antar node (misalkan computer), termasuk inisialisasi, verivikasi, cara berkomukasi, dan cara memutuskan komuniaksi, dan cara memutuskan komunikasi. Jaringan komunikasi ini memungkinkan adanya komumikasi natarpengguna computer, baik melalui email, chating voice, atau video. Jika membutuhkan semyua aplikasi di atas, tampaknya jaringan computer adalah solusi yang dapat menyediakan sarana komunikasi secara efektif.
Intinya protocol itu berfungsi sebagai berikut.
  1. Agar sebuah computer dapat berkomunikasi dengan computer lain, kedua kompouter tersebut harus membutuhkan kesepakatan tentang tata cara berkomunikasi. Tata cara berkomunikasi ini yang disebut dengan protocol.
  2. Mendefinisikan apa yang dikomunikasikan, bagaimana, dan kapan terjadinya komunikasi.
Ada tiga protocol jaringan yang sering digunakan sebagai berikut.
  1. NetBEUI (NETBIOS EXTENDED USER INTERFACE), menggunakan aruran penamaan dengan 16 karakter, 15 karakter untuk nama dan 1 karakter untuk tipe dari entity. Netbeui tidak memiliki kemampuan routing, sehingga jaringan dengan neybeui bersifat local, atau tidak bias menghubungkan dua jaringan netbeui.
  2. IPX/SPX (INTERNET/SEQUENCE PACKET EXCHANGE), merupakan pengembangan dari netbeui dengan penambahan kemampuan rputing dan remote console.
  3. TCP/IP (TRANSMISSION CONTROL/INTERNET PROTOCOL), menggunakan aturan penamaan dengan beberapa angka numeric yang di pisahkan dengan titik (dot decimal). TCP/IP merupakan protocol jariongan yang paling banyak digunakan, karena di dorong dari kenyataan bahwa internet menggunakan protocol TCP/IP

  1. JARINGAN KOMPUTER
Jaringan computer (computer network) dapat diartikan sebagai dua atau lebih computer yang dihubungkan dengan menggunakan sebuah assistant system komunikasi, melalui media transmisi atau media komunikasi hingga dapat saling berbagi data, aplikasi, dan berbagai perangkat keras.
Perpedaan mendasar dari jaringan computer dan komunikasi data sebagai berikut.
1. Komuynikasi data lebih cenderung pada keandalan dan efisien transfer sejumlah bit-bit dari satu titik ke tujuanya.
2. Jaringan computer menggunakan teknik komunikasi data, tetapi lebih memngtingkan arti dari tiap bit dalam proses pengiriman hingga ditrima di tujuanya.
Prinsipnya, data yang ada pada sebuah host dikirimkan melewati aturan (rpotokol yang ada), kemnudian dilanjutkan melalui kartu jaringan dan media transportasi (wire atau wireless). Selanjutnya data ditrima kembali oleh kartu jaringan sesuai dengan tujuan data, kemudian di cocokkan dengan aturan yang berlaku, setelah itu data dapat di akses pada host tujuan.
  1. PERLUNYA JARINGAN KOMPUTER
Awalnya computer didefinisikan sebagagi system yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak,sehingga manusia sebagai brainware-nya. Namun saat ini, sebuah system computer didefinisikan sebagai perangkat keras, perngkat lunak, dan jaringan, manusia tetap berdiri sebagai si pengelola yang membangun system, memberikan perintah, dan menjaganya.
  1. MANFAAT JARINGAN KOMPUTER
Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dalam suatu jaringan computer. Manfaat-manfaat tersebut sebagai berikut.
  1. Jaringan computer memungkinkan seseorang untuk menakses file yang dimilikiknya, atau file orang lain yang telah diijinkan untuk di akses, dimana pun dan kapan pun.
  2. Jaringan computer memungkinkan proses pengiriman data berlangsung secara cepat dan efisien.
  3. Jaringan computer memungkinkan adanya sharing hardware antar clientnya.
  4. Jaringan computer memungkinkan seseorang berhubungan dengan orang lain di berbagai Negara dengan menggunakan komunikasi via teks, gambar, audio, dan video, secara rile time.
  5. Jaringan computer dapat menekan biaya operasional, seperti pemakaian kertas, pengiriman surat atau berkas, telepon, dan pembelian hardware.

  1. TIPE JARINGAN
Beberpa jaringan computer sebagai berikut.
  1. Peer to peer (workgroup)
Pada jaringan tipe ini semua computer berkedudukan sama, dapat bertindak sebagai sebuah PC client (information requestor) maupun PC server (information provider).
  1. Cliet server (domain)
Pada jaringan tipe ini terdapat sebuah PC server yang berfungsi untuk mengatur dan membagikan informasi ke setiap PC client yang terhubung denganya. Server (pelayan) menyediakan sarana pada client (pemakai jasa) untuk mengambil data, sharing perangkat keras, dan mengonfigurasi security pada suatu jaringan.



  1. Dump terminal
Model jaringan ini menjadikan seluruh system terpusat ke server (system operasi, aplikasi, storage, dan media lainya akan terpusat di server). Hanya ada LAN card yang sudah di konfigurasi agar waktu dinyalakan dapat langsung tersambung ke server.
Pada sisi client yang menggunakan tipe jaringan ini, berbupa kmputer lama yang sudah tidak terpakai lagi, atau juga bias membeli perangkat khusus yang ditujukan untuk tipe jaringan model ini. Diantara contoh perangkat yang sering dipakai adalah office station, office star, dan optoma.

  1. JARINGAN KOMPUTER BERDASARKAN AREA
Pada dasarnya jaringan computer dapat dibedakan berdasarkan luasan area yang dapat dijangkau oleh jaringan itu sendiri. Hal ini berarti luasan area dapat ditentukan berdasarkan jarak/jangakuan dari jaringan itu. Namun dengan berkembangnya teknologi dari jaringan computer, ada pertimbangan lain yang dapat mengubah penggolongan tersebut. Misalnya saja pertimbangan mengenai peralatan yang digunakan, fasilitas, dan beberapa hal lain.
Alat – alat yang menjadi pertimbangan sebagai brikut.
  1. Router
  2. Gateway
  3. Bridge
  4. Repeater
Semua peralatan di atas dipertimbangkan, karena dari alat ini dapat terlihat jangkauan area jaringan dan luasan segmen yang digunakan.
Berdasarkan criteria di atas, ada 4 kelompok jaringan yang dapat di simpulkan sebagai berikut.
  1. Jaringan local/LAN (Lokal Area Network)
  2. Inter jaringan/interconnection network (internetwork)
  3. Jaringan metropolitan/ metropolitan area network (MAN)
  4. Jaringan global sekala luas/wide area network (WAN)

  1. LAN
Lokal area network biasanya menghubungkan antar computer satu dengan computer yang lainya, atau bias juga node satu dengan node lainya. Daerah jangkaun LAN yang tidak terlalu jauh, misalnya saja dalam suatu area dengan radius antara 100 M sampai 2.000 M, tergantung dari kabel yang digunakan.
Penerapan jaringan ini biasanya dibangun untuk perkantoran skala kecil (UKM = USAHA KECIL MENENGAH). Jika diterapkan pada perusahaan besar, diletakkan dalam ruang lingkup per departemenya.
Kecepatan pada jaringan local relative tinggi, mulai dari 1, 10, 100 sampai 1.000 Mbps. Jika dilihat dari segi kecepatan ini, tidak hanya transfer teks saja yang didukungnya, trsnsfer data berupa gfrafis, audio, dan video pun sangatlah memungkinkan juga.
Jika tersedia dua komputerdengan masing – masing memiliki network interface card/NIC atau kartu jaringan/LAN card, yang terintegrasi dengan suatu system operasi yang mendukung jaringan computer, dapat dikatakan bahwa kita telah membuat sebuah jaringan local.
Jaringan local tidak terlalu sulit dalam perawatanya, dikarenakan terminal yang digunakan belum terlalu banyak, serta cakupan area yang masih kecil, sehingga seorang teknisi jaringan tidak akan mengalami banyak kesulitan dalam maintenance jaringan-nya.
  1. INTER-NETWORK
Inter – network atau disebut juga inter jaringan adalah pengembangan dari jaringan local. Misalnya pada suatu kantor besar, computer setiap departemen akan digabungkan menjadi satu dengan departemen yang lainya, berarti administrator jaringan menggabungkan dua jaringan local yang ada.
Pada implementasi nantinya dibutuhkan suatu deviceuntuk menggabungkan antar dua segmen. Pada gambar diatas, tampak adanya tambahan alat bridge yang berfungsi agar jaringan kelompok computer akuntansi dapat saling berhubungan dengan kelompok jaringan computer marketing.
Tidak hanya bridge yang dapat menggabungkan dua segmen jaringan yang berbeda. Penggunaan repeater, router, atau gateway berfungsi untuk menjembatani dan sebagai perpanjangan dari suatu segmen jaringan local.
Kendala yang sering terjadi di lapangan adalah jika sebelumnya jaringan local tidak disiapkan untuk dilakukan pengembangan ke depan. Misalnya, akan digabungkan dengan segmen – segmen lain yang nantinya akan tercipta kumpulan jaringan local yang besar.
Menggunakan NIC dengan kecepatan 10 Mbps, dapat di upgrade menjadi kecepatan 100 Mbps, seluruh NIC kecepatan 10 Mbps harus di ganti. Untuk saat ini jika akan membangun suatu jaringan computer, ada baiknya menggunakan NIC dengan kecepatan maksimal 1.000 Mbps, jika memungkinkan gunakan yang 10.000 Mbps (10 GB). Namun jika tidak memungkinkan, dengan kecepatan 100 Mbps pun sudah cukup.
Trik selanjutnya adalah lebih baik jika pembangunan jaringan dalam sebuah perusahaan dilakukan secara bersamaan. Atau, pada saat membangun jaringan computer telah disiapkan untuk jaringan yang lebih besar. Tujuuanya, jika kelak akan ada pengintegrasian antar unit local dengan unit lain (pengembangan jaringan local), biaya yang dikeluarkan untuk pembiayaan jaringan seperti awal – awal di buatnya jaringan.
  1. MAN (METROPOLITAN AREA NETWORK)
Jika suatu instansi atau perusahaan memiliki cabang dalam satu kota, yang kira – kira mempunyai radius 10-50 KM, jaringan ini dengan jaringan MAN.
Ada dua pilihan untuk membuat jaringan metropolitan ini.
  1. Pertama kita membutuhkan jasa perusahaan komunikasi untuk dapat menghubungkan perusahaan cabang yang ada atau pilihan.
  2. Kedua dengan menggunankan teknologi wireless.
Ini semua tergantung dari aplikasi yang digunakan oleh perusahaaan tersebut, apakah aplikasinya membutuhkan kecepatan yang tinggi, aplikasi yang ada tidak membutuhkan koneksi jaringan yang cepat, atau sekedar laporan – laporan antar cabang yang datanya tidak harus dikirimkan dengan segera.
Pengguna jaringan biasanya sebuah jaringan yang bergerak di bidang jasa, contohnya sebagai berikut.
  1. Perbankan
  2. Perguruan tinggi
  3. Mini market
Perusahaan – perusahaan diatas membutuhkan data yang terintegrasi dari berbagai terminal yang berada ditempat yang berbeda, sehingga kantor pusat dapat melakukan pengontrolan dan koordinasi bersama di setiap cabangnya. Ini berarti pimpinan dari perusahaan tersebut dapat berkomunikasi dan berdiskusi dengan para pimpinan di setiap cabangnya. Tidak perlu pergi ke setiap cabanguntuk memberikan perintah.
  1. WIDE AREA NETWORK (WAN)
Jaringan computer ini merupakan gabungan dari ketiga jaringan di atas, yang telah mengalami pengembangan instruktur jaringan sehingga daerah cakupanya semakin jauh (antar kota, propinsi, bahkan Negara).
Fungsi jaringanya hampir sama dengan fungsi jaringan pada MAN (metropolitan area network). Untuk membangun infrastruktur ini, jaringan benar – benar membutuhkan perpanjangan perusahaan lain untuku dapat mengoneksikan jaringan di setiap cabangnya. Dengan kata lain bahwa kita membutuhkan jaringan lain yang dimiliki oleh perusahaan yang spesialisasi bergerak di bidang komunikasi (misal : Telkom atau indosat).
Infrastruktur yang digunakan oleh jaringan ini biasanya jadi lebih murah bila dibandingkan dengan jaringan metropolitan. Namun, ada biaya tambahan untuk setiap bulan atau tahunya yang kita bayarkan kepada perusahaan komunikasi tempat perpanjangan infrastruktur jaringan computer yang kita miliiki.
Untuk saat ini, kecepatan transfer apda jaringan ini sangatlah rendah (sampai saat ini hanya pada kisaran 2 Mbps).
Jaraknya yang sangat jauh dan sudah tidak memungkinkan lagi jika media transmisi menggunakan kabel, alternative yang digunakan adalah melalui VSAT (very small aperture) atau menggunkan teknologi ISDN (integrated service digital network).
  1. WAN DAN VSAT (VERY SERVICE APERTURE TERMINAL)
WAN dengan VSAT adalah suatu terminal yang menggunakan antena dengan ukuran yang relative kecil dalam mentransfer datanya. Ukuran antenna 0,5 – 3,5 meter dianggap sebagai stasiun bumi kecil, dan dapat mengirimkan maupun menerima sinyal dari satelit.
Nama VSAT diambil dari nama generic ayng merupakan nama merek stasiun bumi kecil buatan telcom general. VSAT dapat digunakan untuk membypass jaringan backbone telekomunikasi dan jaringan private. VSAT mudah di bongkar pasang dan di konfigurasi sesuai keperluan dari segi teknisinya.
Ada dua perangkat stasiun VSAT sebagai berikut.


  1. ODU (OUTDOOR UNIT)
Interface antara VSAT dengan satelit.

  1. IDU (INDOOR UNIT)
Interface antara VSAT dengan terminal user.
KEMAMPUAN VSAT
Jika di bandingkan dengan satelit sebenarnya, kemampuan VSAT memang tidak sebanding, dikarenakan oleh diameter VSAT yang kecil. Namun, saat ini VSAT lebih murah bila dibandingkan dengan stasiun bumi pada umumnya.
VSAT terdiri dari hub stasiun sebagai stasiun VSAT dan PES (personal earth stasiun) adalah stasiun cabangnya. VSAT dapat bersifat interaktif (bias memilih pengalamatan tertentu dalam menggunakan paket switching.
Pada dasarnya komunikasi berjalan pada dua arah, trsnsmisi dengan arah dari hub – satelit – PES adalah transmisi outroute yang merupakan PCM (pulse code modulation) menggunakan chanel TDM (time division multi flexing). Sedangkan komunikasi sebaliknya (PES-satelit-hub) merupakan transmisi inroute yang menggunakan transmisi FDM-TDMA (frequency devition multiflexed- time division multiple acces)
Modulasi outroute dan inroute adalah BPSK (bit phase shift keying), merupakan data digital yang dikirimkan secara analog. Sedangkan data analog akan dibentuk atau diubah ke dalam data digital melalui digitizer, selanjutnya dikirim secara analog.
Kecepatan yang dimiliki oleh VSAT 2 Mbps dapat melewati data transfer, video conferencing, high speed faximale, dan masih banyak lagi.
KOMPONEN VSAT
Vsat terdiri dari empat komponen utama sebagai berikut.
  1. Satelit (Indonesia-palapa B1, dan C1)
  2. HUB station sebagai station pengendali utama
  3. VSAT
  4. PES
Jenis VSAT yang ada di pasaran sebagai berikut.
  1. indoor (dalam gedung) dihubungkan dengan interfasility link (fasilitas penghubung). Bentuk indoor unit seperti kotak yang mirip dengan PC.
  2. Outdoor (luar gedung) berupa sebuah antenna parabola dan unit RF yang ditempelkan pada antenna tersebut. VSAT menggunakan topologi start dengan koneksi point to point, point to multipoint, dan multipoint to point. Sedangkan komunikasi data menggunakan protocol SDLC, HDLC, X25, Async, Bisync, dan protocol lain yang sejenis.
KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN VSAT
Keuntungan menggunakan vsat sebagai berikut.
  1. Bila jalur sibuk, ridak aka nada penurunan kecepatan.
  2. Ekonomis (perangkat dapat di pasang di mana saja, karena ukuranya yang kecil dan mudah di pasang.
  3. Tingkat keamanan yang baik.
  4. Jarang sekali ada kegagalan dalam berkomunikasi.
  5. Awet dan tahan lama.
  6. Bisa di pasang dimana saja.
VSAT memang banyak keuntunganya, satu-satunya kekurangan yang dimiliki oleh media ini adalah mahalnya investasi yang dibutuhkan. Namun, tahun-tahun mendatang hal ini segera teratai karena cepatnya tingkat perkembangan dari VSAT.

  1. WAN DENGAN ISDN (integrated service digital network)
Teknologi ISDN dibuat untuk menyamakan tujuan pemakaian jaringan digital dan teknologi switching (pengiriman voice, video, dan data secara bersamaan). ISDN berkembang dari jaringan telepon digital yang menyediakan sambungan digital dari terminal ke terminal yang lain.
Bagaimana ISDN bekerja? Teknologi ISDN terdiri dari 3 kanal yang terpisah, dua kanal informasi, dan satu kanal untuk system sinyal dalam satuan sambungan ISDN basic rate acces (BRA).
Sedangkan dua kanal informasinya digunankan untuk melayani percakapan telekomunikasi kedua tempat yang berbeda, suara maupun data, memiliki kecepatan 64 Kbps. Satu kanal digunakan untuk pensinyalan dalam pembentukan dan pemutusan hubungan komunikasi, atau dapat juga digunakan untuk komunikasi data paket ke tempat lainya. Misalnya, ke jaringan sambungan komunikasi data paket (SKDP), atau juga trsnsaksi kartu kredit.
Saat ini teknologi ISDN diterapkan pada perusahaan – perusahaan besar, seperti indosat dan Telkom. Keuntungan menggunakan modem ISDN, yaitu user dengan cara menyewa saluran (leased line) dapat menikmati fasilitas layanan transmisi data, suara, bahkan video secara bersamaan.
PERANCANGAN JARINGAN
KOMPUTER

  1. Administrator jaringan
Administrator jaringan adalah seseorang yang dapat membangun jaringan, mulai dari perancangan alat, instalasi jaringan, menentukan system operasi, mengoperasikan jaringan, dan menjaga jaringan computer itu sendiri.
  1. Arsitektur jaringan computer
Sebelum instalasi jaringan dilakukan,ada baiknya kita merancang terlebih dahulu arsitektur jaringan tersebut. Dimulai dari tata letak peralatan jaringan, topologi yang digunakan, jenis peralatan yang digunakan (misal : terminal/PC, server, printer, media transmisi yang digunakan, dan peralatan interkoneksi lainya). Jadi dapat dikatakan bahwa langkah pertama ini sangat penting dilakukan untuk membangun suatu system jaringan. Nah, disinilah buku ini sangat berguna, karena bnyak buku yang membahas jaringan computer hanya pada tahapan instalasi dan system operasinya saja.
Untuk dapat menggambar desain di atas, seorang teknisi jarirangan harus memiliki pengetahuan tentang menggunakan aplikasi desain khususnya network design salah satu contoh desgn network adalah menggunakan Microsoft office visio 2003. Tidak terlalu sulit menggunakanya, hanya saja kita harus mengetahui symbol – symbol yang akan digunakan nantinya.
  1. PEMASANGAN PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER
Jika perancangan jaringan selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah membangun instalasi hardware jaringan computer disesuaikan dengan rancangan yang telah dibuat sebelumnya dalam mengimplementasikan langkah ini, dibutuhkan pengetahuan tentang cara instalasi kabel (penarikan kabel, mulai dari ruang server sampai ke end station), pemasangan rate terminasi kabel instalasi wirelees dan pengujian hasil instalasi. Dalam pengujianya tidak hanya menggunakan PC notebook, tetapi diharapkan bias menggunakan alat ukur fluke yang dapat menghasilkan data akurat dari hasil instalasi yang dilaksanakan.
  1. INSTALASI OPERATING SYSTEM
Jika semua hardware jaringan telah terpasang dan sesuai dengan yang telah di rencanakan, lakukan pengujian terhadap kualitas jaringan, dan menyatakan bahwa semua media telah transmisi sudah bias digunakan. Proses selanjutnya adalah menginstalasi server dengan menggunakan system operasi server. Hanya sekali operasi system server yang ada diantaranya windows 2008 server, windows 2003 server, windows 2000 server, dan windows NT. Masing 0 masing versi system operasi server memiliki juga Versi khusus, misalnya windows 2003, ada beberapa versi (windows 2003 server advanced, enterprise, dan data center).
Jika jaringan yang akan digunakan benar – benar membutuuhkan stabilitas dan kecepatan yang tinggi, tidak hanya dibutuhkan system operasi yang handal, tetapi diperlukan juga hardware server yang benar – benar bias mengatasi permasalahan ini.
Server branded, merupakan server yang benar – benar mempunyai kekuatan, kecepatan, dan stabilitas yang tinggi. Contoh :server branded yang dikeluarkan oleh HP, IBM, DAN COMPAQ, seperti gambar di samping berikut.
  1. Pemliharaan jaringan computer
Dibutuhkan suatu keahlian khusus untuk menjaga agar jaringan computer dapat terpelihara (penguasaan di bidang hardware maupun softwarenya). Hal yang mudah dalam perawatan jaringan computer, yaitu harus menguasai kelistrikan, permasalahan koneksi jaringan yang turun, kecepatan yang melambat, kerusakan hardware, dan serangan Trojan/virus.
Jika suatu jaringan computer dibuat, kemudian tidak dipelihara kestabilanya, akan sia – sia investasi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut (data bias saja bocor atau dicuri orang lain, terkena virus, komunikasi antar jaringan yang lambat, dan banyak kendala lainya).
Untuk menjaga keamanan dan memelihara kestabilan jaringan, user disarankan untuk memakai anti virus.




KECEPATAN TRANSMISI
JARINGAN

  1. Network speed
Teknologi jaringan computer dapat dipilah – pilah berdasarkan kecepatan dan media transmisi yang digunakan. Jika dilihat dari kecepatan jaringan computer, dapat disimpulkan bahwa ada 4 kategori jaringan computer sebagai berikut.
  1. Jaringan computer dengan kecepatan rendah
(low speed network)
Jaringan dengan kategori ini biasanya memiliki kecepatan kurang dari 1 Mbps dan jarang digunakan oleh perusahaan – perusahaan pengguna jaringan. Kategori ini hanya untuk percobaan di laboratorium jaringan computer.
  1. Jaringan dengan kecepatan sedang
(medium speed network)
Kategori jaringan dengan speed midle ini adalah berkisar 1-20 Mbps kategori ini dapat digunakan oleh perusahaan kecil yang tidak terlalu mementingkan kecepatan transfer data. Bermodalkan Ethernet card, NIC (atau kartu jaringan 10 Mbps), kabel coaxial, conectot RG 58, dan T conector (HUB), kita sudah dapat membangun jaringan dengan kategori ini.


  1. Jaringan computer kecepatan tinggi
(high speed network)
Jaringan dengan kecepatan lebih dari 20 Mbps termasuk dalam kategori ini. Transmisi data tidak hanya berupa teks, tapi bisa juga berupa gambar. Teknologi local network untuk kategori ini diantaranya adalah FDDI, ATM, 100 VG ANY LAN, dan Ethernet.
  1. Jaringan computer sangat cepat
(super high speed network)
Kategori jaringan ini sangat sering dipakai oleh perusahaan – perusahaan yang membutuhkan jaringan computer pada umunya. Hingga saat ini kecepatan yang bisa dicapai adalah 10 Gbps (giga bit). Dengan kecepatan ini, tidak hanya data teks dan grafis saja, tetapi bisa juga dilewati oleh voice dan video, bisa juga dilalui oleh stereaming video. Teknologi jaringan yang digunakan ialah Ethernet dan fiber.

  1. PERKEMBANGAN JARINGAN
Meningkatnya kebutuhan akan jaringan computer membuat jaringan kecil atau local terus berkembang (untuk dapat berintgrasi dengan jaringan lain). Baik itu jaringan pada divisi lain yang berada di luar kantor, hingga jaringan yang ada akan menjadi satu kestuan.
Seperti yang sudah dibahas di atas, bahwa untuk menggabungkan jaringan local satu dengan yang lainya dibutuhkan alat tambahan. Bridge atau router dapat di mangfaatkan. Pada contoh kasus di samping seorang network administrator akan menggabungkan dua jaringan (lantai satu dan lantai dua), yang memiliki segmen berbeda (admin jaringan menggunakan bridge sebagai media penyambungan).
Bridge memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh kedua local jaringan untuk dapat saling terintegrasi. Bridge juga memiliki fasilitas dan kemampuan dalam segi keamanan, mempertahankan kecepatan network, bahkan bisa meningkatkan kinerja dari jaringan itu sendiri.
  1. TULANG PUNGGUNG JARINGAN (BACKBONE)
Jika integrasi antar jaringan local membutuhkan kecepatan yang tinggi, sangatlah dibutuhkan tulang punggung jaringan atau backbone yang benar – benar baik. Backbone adalah saluran atau koneksi berkecepatan tinggi yang menjadi lintasan utama dalam sebuah jaringan. Network backbone adalah network yang menghubungkan beberapa jaringan dengan kecepatan rendahmelalui gateway.
Dengan menggunakan jaringan backbone, masalah kecepatan interkoneksi antar jaringan local dapat teratasi. Sebenarnya bisa saja bila kita hanya menggunakan jaringan kabel UTP untuk menggabungkan antar jaringan local tersebut, tetapi akan sangat terasa sekali lambatnya. Pentebabnya, kabel utp biasa hanya bisa dilewati dengan kecepatan data hingga 100 Mbps, jaringan backbone bisa memuat hingga 10 Gbps.
Alat yang dibutuhkan untuk membangun jaringan backbone, misal : bridge bisa digantikan dengan swistch yang memiliki kecepatan antara 1 – 10 Gbps. Selain itu kita bisa menggunakan converter yang mengubah kecepatan 100 Mbps ke 1 Gbps.





0 Responses So Far: